Maaf bila aku membuat mu terluka, bahkan sudah sering
Maaf sering membuat mu marah dan menangis
Maaf bila aku tidak mengerti perasaan mu
Maaf bila aku tidak mempedulikan mu
Maaf bila aku tidak menghargai usaha-usaha mu
Maaf bila aku tidak bisa mencintaimu, ketahuilah aku sudah berusaha tapi ternyata sangat sulit
dan
Maaf karena aku masih mencintai dia
Maafkan aku. Aku tau aku salah. Tapi ketahuilah, semua yang kamu lakukan untuk ku juga aku lakukan kepada RZ dan semua yang aku lakukan kepadamu itu telah dilakukan RZ kepada ku. Inikah karma? Atau inikah doamu biar aku merasakan apa yg kamu rasakan? Sekali lagi aku minta maaf. Doakan yg terbaik untuk ku, bila memang kita jodoh ajari aku mencintaimu. Bila kita memang tidak jodoh, biarkan aku mencintai dia atau kelak mencintai orang lain
Minggu, 24 April 2011
Kamis, 21 April 2011
untuk RZ
hai baby, I miss you
aku memikirkan mu setiap hari, aku berharap kamu memikirkan aku juga.
Aku selalu mengatakan dan menunjukkan aku baik-baik saja, tap sesungguhnya tidak.
Aku tidak ingin melupakanmu. Aku ingin menjaga kamu dihati aku selamanya.
Tapi sangat menyakitkan mengetahui kamu tidak mencintai aku lagi terlebih mengetahui kamu mencintai orang lain.
Aku selalu melakukan sesuatu yang membuatmu bahagia, tapi terkadang aku belum cukup baik untuk mu.
Aku mencintai kamu bagaimanapun kamu dan walaupun itu hanya dalam waktu yang singkat.
Aku berterimakasih karena kamu sempat mencintai ku juga.
Aku berharap aku berarti 'lebih' dalam hidup kamu.
Aku berharap kamu sadar betapa besar cinta aku untuk kamu.
Apakah cinta ku berarti sesuatu untuk mu?
Bagaimana kamu melewati ini semua dengan mudah?
hmm kalau memang kita ngga jodoh, aku akan melepaskan mu. Tapi bila kita jodoh, semoga saat kamu kembali kepada ku kamu sudah berubah menjadi mencintai aku sepenuhnya.
Satu hal yang aku ingin kamu tau, aku bukan sekedar masih mencintai kamu tapi aku akan selalu mencintai kamu.
aku memikirkan mu setiap hari, aku berharap kamu memikirkan aku juga.
Aku selalu mengatakan dan menunjukkan aku baik-baik saja, tap sesungguhnya tidak.
Aku tidak ingin melupakanmu. Aku ingin menjaga kamu dihati aku selamanya.
Tapi sangat menyakitkan mengetahui kamu tidak mencintai aku lagi terlebih mengetahui kamu mencintai orang lain.
Aku selalu melakukan sesuatu yang membuatmu bahagia, tapi terkadang aku belum cukup baik untuk mu.
Aku mencintai kamu bagaimanapun kamu dan walaupun itu hanya dalam waktu yang singkat.
Aku berterimakasih karena kamu sempat mencintai ku juga.
Aku berharap aku berarti 'lebih' dalam hidup kamu.
Aku berharap kamu sadar betapa besar cinta aku untuk kamu.
Apakah cinta ku berarti sesuatu untuk mu?
Bagaimana kamu melewati ini semua dengan mudah?
hmm kalau memang kita ngga jodoh, aku akan melepaskan mu. Tapi bila kita jodoh, semoga saat kamu kembali kepada ku kamu sudah berubah menjadi mencintai aku sepenuhnya.
Satu hal yang aku ingin kamu tau, aku bukan sekedar masih mencintai kamu tapi aku akan selalu mencintai kamu.
is it called love?
hari ini tepat 21 hari aku melepaskan kamu dan kamu melepaskan aku untuk berjalan masing-masing. Ternyata baru 21 hari, aku pikir udah 21 bulan krn sejak kehilangan kamu semua terasa lambat. Yaa, 21 hari itu rasanya lamaaaa banget. 21 hari itu berarti hampir sebulan aku berusaha berdiri sendiri. berusaha? iya berusaha, kayanya sih berusaha, iya berusaha kok, berusaha bener deh, masa sih berusaha, usaha apa tapi kalau sampai sekarang ternyata aku belum berhasil berdiri sendiri. 21 hari yg lalu aku memutuskan pergi dari hidup RZ krn aku kurang yakin dengan hubungan kami, kurang yakin dengan RZ lebih tepatnya. Susah dijelaskan dan rasanya ngga ada gunanya aku cerita disini. Aku cuma ngerasa RZ belum bisa fokus sama aku, RZ masih seperti lelaki seumuran dia pada umumnya yg masih ingin banyak mengenal perempuan. Aku juga ngerasa aku belum cukup baik utk dia, dan belum cukup cantik (': yang mengecewakan saat aku ingin pergi RZ tidak menahanku, melainkan melepaskan ku. Aku berdoa sm Tuhan lalu Tuhan menyadarkan ku dgn seseorang yg lebih baik dr RZ. Bisa dibilang jauuh lebih baik. Sebut saja namanya AR, AR sudah bekerja dan kerja nya menjanjikan masa depan yg baik, AR juga setia kenapa aku bilang dia setia krn AR bukan orang baru dlm hidup aku, AR udah menunggu aku bertahun-tahun, AR rela berkorban krn dia mau melakukan apapun utk aku seperti aku melakukan apapun demi RZ. Dibanding AR, RZ cuma punya satu kelebihan yaitu lebih ganteng. Hanya itu. AR yg sudah dewasa bisa setia sm aku yg ngga ada apa2nya, AR bisa nerima semua kekurangan aku. Tapi RZ, dia kuliah belum bener, baru semester 2 sama dgn aku tapi yg dia pikirkan hanya cewe cewe dan cewe. Itu yg bikin aku ngga tertarik lagi sm laki-laki yg masih kuliah dan bikin aku mikir mungkin udah saatnya aku membuka hatiku utk AR, mungkin apa yg aku terima dr RZ merupakan karma dr apa yg aku lakukan ke AR. Makanya aku berniat utk tidak menyia2kan AR, krn aku sangat tau gimana rasanya di sia2kan sama orang yg kita cintai padahal kita udah berusaha jadi yg terbaik. Aku tak berhenti berdoa, kini aku bertanya ya Tuhaann Engkau memang sudah memberikan yg lebih baik dalam hidup aku, tapi disisi lain Tuhan ngebiarin RZ terus ada di pikiran dan hati aku sampai saat ini. Kenapa Ya Tuhaan? What are you trying to say? Apa yg mau Tuhan katakan kepada ku? Aku masih sering nangis kalau tau RZ sedang mendekati cewe lain. RZ sangat susah keluar dari hati dan pikiran ku. Aku masih berharap bisa seperti dulu dengan RZ. Apa ini disebut cinta? ya Bapaaaa, apa rencana Mu sebenernya utk ku? Apa yg harus aku lakukan? Aku tak akan bisa menerima AR yg baik kalau RZ masih diam di dalam diri aku seperti ini. Tuhan berbicaralah, aku siap mendengar. Tuhan tunjukkanlah, aku siap melangkah.
tahukah kamu
Hai RZ, tahukah kamu betapa besar rasa kangen aku ke kamu? Tahukah kamu bahwa pikiran ku dipenuhi kamu? Tahukah kamu hampir setiap malam aku menangisi kamu? Tahukah kamu bahwa setiap aku bangun dr tidurku kamu adalah alasan pertama kenapa aku membuka HP ku? Tahukah kamu bahwa aku sedang berjuang keras menutupi kesedihan ku dengan senyum ku? Tahukah kamu bahwa aku bohong setiap kali aku bilang aku baik2 saja? Tahukah kamu aku masih mencintai mu? Sepertinya kamu tidak akan pernah tau......
pengantar
tiba-tiba gue kepikiran nulis di blog. Habis ngga punya diary sih, lagian sekalian berharap siapa tau si "dia" bisa baca blog gue ini :) mm tapi bingung juga harus mulai darimana. Bahkan kalau gue tau akhirnya kaya gini, gue ngga akan pernah memulainya. Sebut saja RZ (inisial), gue 3 tahun kenal dia dan ngejalin hubungan sm dia. Beberapa orang menganggap hubungan 3 tahun itu pantes diacungkan jempol. Tapi tau kah kalian dibalik kekaguman kalian terhadap hubungan kami yg 3 tahun banyak cerita pahit yg tersimpan. Ralat, bukan banyak tapi sangat banyak! Sampai sekarang gue sendiri kadang ngga nyangka bisa mencapai 3 tahun. Garis besar masalah diantaranya berawal dari RZ seorang seminaris yg mengharuskan kami pacaran diem2, dilanjutkan salah satu teman nya RZ tidak menyetujui hubungan kami krn gue dibilang cewe penggoda iman seminaris, teruuss berlanjut dgn orang ketiga yg dihadirkan RZ dalam hubungan kami, disambung lagi dengan tidak setuju nya bokap gue yg berlangsung lama sm hubungan kami menyebabkan muncul 'anak-anak' masalah, setelah itu kejenuhan RZ yg ngebuat RZ minta dicariin cewe lagi, tidak berhenti disitu, tahun 2010 kmrn jarak menjadi masalah bagi hubungan kami krn RZ memutuskan kuliah di luar kota meninggalkan gue di Jakarta. Bisakah kalian nebak berapa kali kami memutuskan utk pisah? Bisakah kalian nebak berapa kali gue jatuh bangun? Kalian ngga akan bisa nebak krn gue sendiri udah ngga bisa menghitungnya. Tapi sekarang, saat gue nulis ini, gue sedang berhenti berjuang untuk mempertahankan hubungan ini. Gue keluar dari 'arena perjuangan' ini karena udah lelah, cuma sekedar beristirahat. Tapi ada yg bisa ngasih tau gue ngga apakah gue udah nyampai finish? Kalau udah sampai finish, knp gue ngga ngerasa seneng sama sekali ya? Kalau emang belum apa gue malah udah kalah sebelum gue nyampe finish? itu berarti gue ngga bisa masuk arena perjuangan itu lagi. hmm tapi siapa yg bisa jawab hmm
Langganan:
Postingan (Atom)